Ditemukan Untuk Pertama Kalinya
Senin, tanggal 03 Mei 2021 kayaknya hari yang nggak bakalan aku lupain.
Hari ini jadwalku agak padat, karena kampus sedang menjalani UTS (Ujian Tengah Semester) yang mana dilaksanain pas bulan puasa. Keren gak tuh. Ngerjain soal UTS sambil nahan laper. Tapi gapapa.
Okai, jadi, di siang hari, aku memutuskan untuk tidur siang sejenak karena badan yang sudah lemas, perut sudah mulai keroncongan, dan mata yang udah cape ngeliatin laptop dari pagi. Back to topic, di saat aku udah terlelap, aku mengalami sebuah mimpi aneh, di mana, sawah yang ada di samping rumah mendadak menjadi kuburan massal. Namun, itu bukan kuburan yang baru dibangun. Itu adalah kuburan dari orang yang sudah meninggal sejah dahulu. Tentu saja, di situ ada kuburan Bapakku. Bapak yang meninggalkanku sejak aku masih berusia dua bulan di kandungan Mama. Sekarang aku 18 tahun, tentu saja, 18 tahun tanpa bertemu bapak adalah hal yang sangat berat. Di saat teman-teman yang lain saling membanggakan figur ayahnya yang sangat protektif kalau anak perempuannya keluar rumah tapi tanpa izin, ayah mereka yang rela menjemput setiap pulang sekolah, dan masih banyak lagi. Aku tidak akan pernah bisa merasakan apa yang teman-temanku rasakan. Sedih?pasti. Tapi aku punya Mama hebat yang selalu siap sedia kapanpun aku membutuhkannya. Sayang sekali. Sehat-sehat, ya, Ma.
Kembali dengan mimpiku, di kuburan itu, ternyata kita bisa menemui arwah orang-orang yang sudah meninggalkan kita terlebih dahulu. Lalu, akupun mendatangi kuburan Bapak. Tak lama, bayangan seorang pria dengan baju berwarna teracotta muncul dari liang kubur tadi. Aku kaget. itu merupakan pertama kalinya aku melihat wajah beliau dengan jelas. Beliau yang sudah meninggalkanku dari kandungan. Aku hampir memeluknya karena aku ingin tau bagaimana rasanya dipeluk oleh seorang bapak. Aku ingin merasakannya. Namun, Bapak kembali masuk ke dalam liang.
Mimpiku selesai. Aku terbangun dan merasakan pipiku basah. Rupanya, tangisan yang dimimpi bisa terbawa ke dunia nyata, ya. Selesai.
Komentar
Posting Komentar